Jembatan lintas rantai selalu menjadi titik lemah di bidang Web3. Menghadapi tantangan ini, sebuah solusi jembatan inovatif berbasis teknologi bukti tanpa pengetahuan (ZK) telah muncul, yang diharapkan dapat memberikan jaminan yang lebih andal untuk keamanan aset lintas rantai.
Berbeda dengan jembatan multi-tanda tangan tradisional, jembatan ZK tidak bergantung pada dewan validator, melainkan dibangun di atas dasar matematika yang ketat. Teknologi ini memungkinkan berbagai blockchain untuk saling memverifikasi status melalui bukti kriptografi, sehingga secara signifikan mengurangi risiko serangan yang mungkin terjadi.
Namun, penerapan teknologi ZK bridge secara skala masih menghadapi tantangan. Proses komputasi untuk menghasilkan zk-SNARKs mungkin cukup kompleks, yang dapat menyebabkan masalah bagi aplikasi yang sensitif terhadap keterlambatan. Oleh karena itu, apakah teknologi ini dapat mencapai performa yang efisien sambil menjamin keamanan akan menjadi kunci keberhasilannya.
Jika teknologi bridge ZK menjadi standar industri, itu berpotensi menjadi infrastruktur dasar untuk melindungi keamanan aset cross-chain, dengan skala aset yang terlibat mungkin mencapai ribuan miliar dolar. Perkembangan teknologi ini akan membawa terobosan signifikan untuk interoperabilitas dan keamanan ekosistem blockchain, yang patut mendapatkan perhatian serius dari industri.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CommunityWorker
· 18jam yang lalu
tidak bisa sepenuhnya menghindari pencurian, sudah pergi
Lihat AsliBalas0
BlockTalk
· 18jam yang lalu
zk tidak dapat menyelesaikan masalah keamanan, kan?
Jembatan lintas rantai selalu menjadi titik lemah di bidang Web3. Menghadapi tantangan ini, sebuah solusi jembatan inovatif berbasis teknologi bukti tanpa pengetahuan (ZK) telah muncul, yang diharapkan dapat memberikan jaminan yang lebih andal untuk keamanan aset lintas rantai.
Berbeda dengan jembatan multi-tanda tangan tradisional, jembatan ZK tidak bergantung pada dewan validator, melainkan dibangun di atas dasar matematika yang ketat. Teknologi ini memungkinkan berbagai blockchain untuk saling memverifikasi status melalui bukti kriptografi, sehingga secara signifikan mengurangi risiko serangan yang mungkin terjadi.
Namun, penerapan teknologi ZK bridge secara skala masih menghadapi tantangan. Proses komputasi untuk menghasilkan zk-SNARKs mungkin cukup kompleks, yang dapat menyebabkan masalah bagi aplikasi yang sensitif terhadap keterlambatan. Oleh karena itu, apakah teknologi ini dapat mencapai performa yang efisien sambil menjamin keamanan akan menjadi kunci keberhasilannya.
Jika teknologi bridge ZK menjadi standar industri, itu berpotensi menjadi infrastruktur dasar untuk melindungi keamanan aset cross-chain, dengan skala aset yang terlibat mungkin mencapai ribuan miliar dolar. Perkembangan teknologi ini akan membawa terobosan signifikan untuk interoperabilitas dan keamanan ekosistem blockchain, yang patut mendapatkan perhatian serius dari industri.