Marvell Technology jatuh di Bursa Saham: ketidakpastian tentang permintaan chip AI mengkhawatirkan investor

Marvell Technology mengalami hari yang sulit di pasar, dengan penurunan 15% dalam perdagangan pra-pasar pada hari Jumat. Alasan utama untuk penurunan tajam ini terkait dengan prospek suram untuk permintaan chip pusat data, sektor kunci untuk pertumbuhan perusahaan.

Ekspektasi investor sangat tinggi, dipicu oleh lonjakan valuasi produsen semikonduktor, yang didorong oleh antusiasme terhadap kecerdasan buatan. Namun, Marvell gagal memenuhi ekspektasi ini, menimbulkan keraguan tentang kekuatan permintaan dari penyedia layanan cloud utama.

Konteks: Harapan Tinggi dan Tanda-Tanda Perlambatan

Dalam beberapa bulan terakhir, sektor pembuat chip telah menjadi pusat perhatian Wall Street, berkat apa yang disebut "perdagangan AI pick-and-shovel," atau dorongan untuk alat dasar untuk mendukung revolusi kecerdasan buatan.

Perusahaan seperti Nvidia telah mengalami lonjakan valuasi, menjadi indikator pasar yang sebenarnya. Namun, laporan kuartalan terbaru Nvidia telah menimbulkan pertanyaan tentang kekuatan permintaan yang sebenarnya dari penyedia layanan cloud, menimbulkan bayangan pada prospek Marvell juga.

Pernyataan dari CEO Matt Murphy

Selama panggilan konferensi setelah rilis hasil, CEO Marvell, Matt Murphy, menyatakan bahwa pendapatan dari pusat data pada kuartal ketiga akan "stabil secara berurutan," yang berarti tidak ada pertumbuhan dibandingkan kuartal sebelumnya.

Ramalan ini segera memengaruhi para analis dan investor, yang justru mengharapkan ekspansi yang stabil di segmen yang dianggap penting untuk masa depan perusahaan, terutama mengingat permintaan yang semakin meningkat untuk perangkat keras pusat data AI.

Peran chip kustom dan kompetisi di cloud

Dalam beberapa waktu terakhir, pertumbuhan Marvell terutama didorong oleh bisnis chip kustom, yang ditujukan untuk penyedia layanan cloud besar seperti Amazon dan Microsoft.

Perusahaan-perusahaan ini sedang berinvestasi dalam pengembangan solusi internal untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal seperti Nvidia.

Namun, permintaan untuk chip ini tidak linier: Murphy menunjukkan bahwa suatu "irregularity" adalah hal yang normal ketika datang untuk membangun infrastruktur berskala besar, merujuk pada siklus pengembangan dan fase investasi yang bergantian yang khas dari klien cloud besar.

Penundaan Microsoft dan Strategi Multi-Vendor

Sebuah laporan industri terbaru mengungkapkan bahwa Microsoft akan menunda peluncuran chip AI internalnya setidaknya hingga 2028, atau bahkan lebih. Berita ini membantu menjelaskan volatilitas permintaan untuk chip kustom Marvell.

Selain itu, menurut analis Kinngai Chan dari Summit Insights, yang mempertahankan peringkat "hold" pada saham tersebut, Marvell menderita dari skala yang lebih kecil dibandingkan dengan pesaing yang lebih besar dan harus menghadapi tren pelanggan hyperscale untuk mendiversifikasi pemasok, mengadopsi strategi multi-vendor yang dapat semakin menekan margin keuntungan.

Tinjauan Persaingan dan Pasar Broadcom

Dalam sektor chip cloud, Marvell menemukan dirinya bersaing dengan raksasa seperti Broadcom, yang belum merilis hasilnya untuk kuartal Juli.

Persaingan sangat ketat, terutama terkait pasokan chip kustom dan solusi jaringan kepada operator cloud besar. Jika kerugian yang tercatat di pasar pra-perdagangan dikonfirmasi, Marvell berisiko kehilangan hampir 10 miliar dolar dalam kapitalisasi pasar dalam satu sesi.

Evaluasi Komparatif: Marvell versus Broadcom

Menurut data yang dikumpulkan oleh LSEG, Marvell memiliki rasio harga/pendapatan dua belas bulan sebesar 23,95, jauh lebih rendah dibandingkan dengan Broadcom yang sebesar 39,03. Angka ini mencerminkan baik harapan pertumbuhan yang lebih modest untuk Marvell maupun tekanan kompetitif yang diberikan oleh pesaing yang lebih besar.

Pandangan ke Masa Depan: Tanda-tanda Pemulihan di Kuartal Keempat

Meskipun kesulitan saat ini, CEO Matt Murphy menyatakan keyakinan tentang masa depan bisnis chip kustom. Menurut perkiraannya, divisi ini seharusnya menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada kuartal keempat, berkat peningkatan baru dalam pesanan dari pelanggan cloud.

Jika tren ini terwujud, Marvell bisa kembali tumbuh pada paruh kedua tahun ini, mendapatkan kembali sebagian dari pangsa pasar yang hilang.

Kesimpulan: Tantangan dan Peluang untuk Marvell Technology

Hari gelap bagi Marvell Technology mencerminkan tantangan besar yang dihadapi oleh produsen chip di sektor yang berkembang pesat seperti kecerdasan buatan dan komputasi awan.

Permintaan yang tidak teratur, persaingan yang ketat, dan strategi diversifikasi pemasok oleh klien-klien besar adalah semua faktor yang berkontribusi pada lingkungan yang sangat kompetitif.

Namun, kemampuan untuk beradaptasi dengan siklus investasi raksasa cloud dan berinovasi di bidang chip kustom bisa menjadi kunci kebangkitan Marvell dalam beberapa bulan mendatang. Sementara itu, para investor tetap waspada terhadap tanda-tanda pemulihan yang konkret, menyadari bahwa masa depan semikonduktor semakin banyak dimainkan di bidang kecerdasan buatan.

IN-0.41%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan
Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)