Apa Itu Harga Pemicu: Memahami Aktivasi Pesanan dalam Perdagangan

Saat Anda melakukan trading di platform futures atau derivatif, memahami perbedaan antara harga trigger dan harga eksekusi sangat penting agar dapat menempatkan order dengan benar. Harga trigger secara fundamental berbeda dari harga di mana order Anda akan benar-benar dieksekusi—dan membingungkan keduanya dapat menyebabkan order yang salah konfigurasi atau peluang trading yang terlewatkan.

Apa Itu Harga Trigger dan Kapan Digunakan?

Harga trigger berfungsi sebagai mekanisme aktivasi untuk order Anda. Anggap saja sebagai gerbang bersyarat: ketika harga pasar mencapai harga trigger yang Anda tentukan, order Anda menjadi aktif dan masuk ke pasar. Namun, ini tidak berarti order Anda akan dieksekusi pada harga trigger itu sendiri. Sebaliknya, trigger hanya memulai order dan memungkinkan order tersebut melanjutkan ke tahap berikutnya. Misalnya, jika Anda menetapkan harga trigger di 523, order Anda akan tetap tidak aktif sampai harga pasar menyentuh 523. Pada saat itu, order Anda “diaktifkan” dan siap untuk dieksekusi.

Pengaturan ini sangat umum dalam order limit bersyarat, di mana trader ingin order mereka ditempatkan hanya ketika kondisi pasar tertentu terpenuhi. Tanpa mekanisme trigger, Anda harus memantau pasar secara manual dan menempatkan order sendiri—trigger otomatisasi proses ini.

Harga Eksekusi: Level Target Aktual Anda

Setelah order Anda di-trigger, harga eksekusi menjadi komponen penting kedua. Harga eksekusi adalah harga yang benar-benar Anda inginkan saat order terisi. Untuk order beli menggunakan limit order, ini adalah harga maksimum yang bersedia Anda bayar. Untuk order jual, ini adalah harga minimum yang akan Anda terima. Menetapkan harga eksekusi di 523 berarti Anda menargetkan level tersebut agar order Anda dieksekusi—tetapi ini hanya penting setelah trigger mengaktifkan order Anda.

Harga eksekusi memberi Anda kendali atas hasil akhir. Anda mungkin menetapkan trigger di satu level untuk mengaktifkan order, tetapi kemudian menentukan harga eksekusi yang berbeda untuk memastikan Anda melakukan trading pada level yang diinginkan, bukan hanya level apa pun yang kebetulan menjadi trigger.

Menggabungkan Semuanya: Contoh Praktis

Bayangkan Anda memantau trading BTC dan ingin masuk posisi begitu harganya turun ke level tertentu. Anda mungkin menetapkan harga trigger di 76.000—ketika BTC mencapai level ini, order Anda aktif. Tetapi Anda sebenarnya ingin membeli di 75.800 agar mendapatkan entry yang lebih baik. Jadi, harga eksekusi Anda diatur di 75.800. Dengan cara ini, order Anda hanya masuk pasar saat trigger tercapai, dan kemudian berusaha terisi pada harga eksekusi yang Anda inginkan.

Singkatnya, perbedaan utama sangat jelas: harga trigger mengaktifkan order Anda saat kondisi pasar terpenuhi, sementara harga eksekusi menentukan di mana order yang telah diaktifkan tersebut akan benar-benar terisi. Memahami perbedaan ini memastikan Anda dapat mengatur order bersyarat dengan benar dan menghindari penempatan order secara tidak sengaja pada level harga yang tidak diinginkan. Sistem dua bagian ini sangat fundamental untuk strategi trading yang canggih di pasar futures, derivatif, dan sistem order bersyarat.

BTC-3,21%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)