Tekanan penurunan harga gula berlanjut minggu ini, dengan perdagangan di pasar New York dan London menunjukkan penurunan yang signifikan. Kontrak berjangka gula dunia NY 11 turun -0,07 sen, menurun -0,48% selama sesi, sementara kontrak gula putih ICE London 5 turun -1,40 sen atau -0,33%. Kedua indikator pasar mencapai level terendah baru dan menunjukkan volatilitas yang tinggi.

Pergerakan harga ini dipicu oleh ketidakpastian pasar global dan fluktuasi permintaan serta pasokan. Para trader dan analis memperkirakan bahwa tren penurunan ini mungkin akan berlanjut dalam beberapa minggu ke depan, tergantung pada faktor ekonomi dan kebijakan perdagangan internasional.
Selain itu, faktor cuaca dan kebijakan pemerintah di negara penghasil utama juga turut mempengaruhi harga gula di pasar internasional. Investor disarankan untuk memantau perkembangan terbaru dan melakukan analisis risiko secara cermat.